Dengan fisik yang sudah tak sempurna lagi karena kecelakaan tidak
mengendorkan semangat untuk melanjutkan kehidupan ini. Berbekal dengan
keahlian yang ada mencari nafkah dengan bekerja sebagai tukang reparasi kompor LPG. Tidak sedikit kendala yang dihadapi tapi dengan kegigihan dan semangat pantang menyerah yang dipunyai maka tidak ada pekerjaan yang sulit bisa diselesaikan.Tidak cukup dengan itu saja Beliau juga mengembangkan usaha dengan beternak burung dan jualan pulsa untuk bisa mendapat tambahan umtuk biaya hidupnya. Sosok yang agamais dari seorang Sarirejo menguatkan tekadnya untuk membuat sebuah TPQ yang didirikan dan dikelola dari usaha sendiri dan keluarga. Bekerja untuk kehidupan dunia TPQ untuk tabungan Akhirat begitu yang dapat saya petik dari perkataan beliau.


Ustad Sarirejo bersama santri belajar Tilawah
di Markas P2CJD di Kauman Gg III Mojosari









